CATATAN Olympiade 2008

Olympiade 2008 baru saja dimulai. Tepatnya pada waktu pukul 08.08 malam tanggal 8 bulan Agustus tahun 2008. Ditulia angka, maka 08.08.08.08.08. Bagi Cina ini waktu yang bagus dan tepat secara angka dan nasib baik. Dan pada pembukaan Olympiade kali ini, Cina telah membuktikan kepada dunia bahwa ia memiliki peradaban besar, mungkin terbesar saat ini.
Secara runtut, sejarah Cina tergambar jelas pada situs-situsnya, yaitu peninggalan-peninggalan kekaisaran dinasti di Cina yang hampir selalu meninggalkan bekas. Yang paling fenomenal adalah pasukan Terakota, yaitu deretan prajurit Dinasiti Han yang ditemukan tahun 1974. Sejarah Cina sudah ada sejak 2000 tahun sebelum masehi. Sejarah kalender merekapun jauh sebelum ada kalender Masehi.
Cina memang selalu membuat perhatian saya. Mereka ini Â’bedaÂ’ dengan orang dan peradaban lain di dunia ini. Mereka tidak seperti Jepang yang maju dengan amat cepat setelah Restorasi Meiji dan kekalahan Perang Dunia II. Cina penduduknya 1,5 milyar orang, itupun belum yang menyebar di seluruh dunia. Cina juga cepat bangkit setelah 10 tahun lalu pun tak seorangpun mampu meramalkan bahwa mereka mampu meyelenggarakan Olympiade. Sebab saat itu mereka masih tertinggal jauh dari Jepang atau Korea Selatan.
Tapi kini, siapa yang akan melihat sebelah mata lagi? Cina akan menguasai medali emas di olympiade ini. Hanya Amerika yang menjadi ancaman.
Pembukaan Olympiade sangat meriah di Stadion Sarang burung (bird net). Penyalaan obor Olympiade sangat menakjubkan setelah sebelumnya banyak tarian filosofis Cina yang dipersembahkan oleh ratusan penari.
Tapi sayang, pembukaan Olympiade ini segera diikuti pernyataan perang Presiden Georgia, Shakasvili melawan Â’pemberontakÂ’ Ossetia Selatan yang diabantu Rusia. Perang pecah di wilayah Ossetia selatan dan baku tembang terus berlangsung antara dua pasukan tersebut.
Perang ini mempengaruhi Olympiade. Meski, atlet kedua negara menyatakan tetap fair menjaga sportivitas, tetapi sulit orang membayangkan keterpautan antara situasi poltik dan olahraga antar negara tersebut.
Memang, masih ada beberapa negara yang terlibat Â’perangÂ’ baik fisik maupun psikologis. Dunia ini memang belum aman betul. Tercatat masih ada beberapa negara yang terlibat kekerasan, kalau tidak disebut perang antar negara, seperti Israel-Palestina, Pakistan-India, Iran-Amerika dan lain-lain. Jangan lupa, Cina, sebagai tuan rumahpun tidak bersih dari konflik politik dengan Taiwan juga Tibet.
Sekedar catatan, kita pernah tahu begitu politisnya Olympiade: di Berlin tahun 1936, Hitler begitu jumawa dengan paham fasisnya. Dua Olympiade gagal saat Perang Dunia II berlangsung. Di Munich 1972, atlet Israel di sandera oleh teroris. Di Olympiade Montreal Kanada 1976 diboikot beberapa negara Afrika. Di Olympiade 1980 Moskwa, tim Amerika Serikat (termasuk Indonesia) menolak hadir, akibat protes invasi Soviet ke Afganistan. Los Angeles 1984 tanpa kehadiran Soviet sebagai balasan Amerika yang tak hadir di Moskwa. Baru sesudah ini, Olympiade lebih aman dari nuansa politik, meski tidak bersih benar.
Akankah Olympiade benar-benar bersih dari dunia politik. Saya kira tidak.

Boyolali 08 Agustus 2008.